January 31st, 2009
Seorang anak kecil tergopoh-gopoh menghubungi polisi melalui handphone-nya.
Anak : "Hallo pak polisi? Tolong pak, saat ini paman saya sedang dikeroyok oleh 4 orang preman."
Polisi : "Sudah berapa lama, Dik?"
Anak : "Sejak 20 menit yang lalu, Pak."
Polisi : "Lho?? Kenapa baru telepon sekarang??"
Anak : "Soalnya sampai 20 menit yang lalu paman saya masih unggul Pak."
Tags: Humor
Posted in Humour | Comments Off
January 31st, 2009
Suatu hari, beberapa bulan setelah kelahiran bayi pertamanya, Bu Joko harus pergi untuk satu keperluan. Jadi Pak Joko, suaminya pun harus tinggal di rumah menjaga putra pertamanya itu.
Tak berapa lama setelah ibunya pergi, si bayi tiba-tiba menangis. Ayahnya pun segera berusaha dengan segala macam cara untuk mendiamkannnya, tapi bayi itu tetap menangis. Karena bingung, Pak Joko pun membawa bayi itu ke tetangganya yang kebetulan seorang dokter.
Setelah dokter itu mendengarkan cerita Pak Joko, ia pun memeriksa bayi itu mulai dari telinga, dada sampai akhirnya ke bagian popok, ternyata popok itu memang sudah penuh.
"Nah, ini pak masalahnya, popoknya perlu diganti sudah penuh ...."
Tapi Pak Joko masih bingung, katanya,"Lho, itu belum penuh, Dok. Lha wong dibungkusnya ditulis 'UNTUK 5 KG' Coba deh timbang popoknya, pasti belum ada 5 kg!"
Tags: Humor
Posted in Humour | Comments Off
January 30th, 2009
Seorang dokter baru tiba di desa Sukarame. Dia dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Semua orang di desa itu takjub,kecuali Pak Sukairi.
Suatu hari Pak Sukairi mengunjungi dokter tersebut untuk membuat dokter itu menjadi dokter yang tidak istimewa lagi.
"Pak dokter, saya kehilangan indera perasa saya. Saya tidak bisa merasakan apapun, jadi apa yang bisa Anda lakukan?" tantang Pak Sukairi.
Dokter itu menggelengkan sedikit kepalanya lalu mengerutkan kening lalu berkata kepada Pak Sukairi, "Anda hanya membutuhkan botol no. 27 ini!"
Botol bernomor 27 itu dikeluarkan dokter dari lemari obatnya dan dia minta kepada Pak Sukairi untuk meminumnya. Pak Sukairi meminum obat itu dan dalam hitungan detik Pak Sukairi memuntahkannya, "Huuuhh rasanya seperti racun!" teriak Pak Sukairi.
"Heiii ... sakit Anda sudah sembuh, Pak. Obat itu bisa mengembalikan indera perasa Anda," kata dokter tersebut. Dan Pak Sukairi pun pulang dengan jengkel.
Satu bulan kemudia pak Sukairi datang lagi ke dokter tersebut, dengan masksud jelek yang sama dengan dulu dengan keluhan yang berbeda, "Dok, saya tidak bisa ingat apapun!"
Dokter terdiam agak lama, dan mengerutkan kening sekerut-kerutnya sambil bergumam sendiri. Pak Sukairi bersorak dalam hatinya, "Kali ini dokter itu pasti kebingungan dan tidak bisa kasih obat yang manjur."
Tiba-tiba dokter itu berkata, ""Anda hanya membutuhkan botol no. 27 ini, karena ....."
Sebelum dokter itu menyelesaikan kalimatnya, Pak Sukairi sudah kabur terbirit-birit!
Tags: Humor
Posted in Humour | Comments Off